Tradisi Potong Kerbau Menjelang Hari Raya Galungan

  • 22 November 2017
  • Dibaca: 262 Pengunjung
Tradisi Potong Kerbau Menjelang Hari Raya Galungan

Menjelang Hari Raya Galungan biasanya masyarakat bali pada umumnya sangat sibuk dengan aktifitas persiapan menjelang perayaan Hari Raya Galungan, persiapan dimulai dari H-2 Hari Raya Galungan yakni dengan agenda Penyajaan/penyekeban dimana para ibu-ibu mempersiapkan sarana bebanten berupa buah-buahan dan kue/jaja galungan, kemudaian pada H-1 Hari Raya Galungan di Bali disebut dengan istilah Penampahan Galungan, biasanya di isi dengan agenda pemotongan beberapa jenis hewan seperti ayam, bebek, babi dan kerbau selain sebagai sarana upcara pada Hari Raya Galungan juga digunakan untuk di konsumsi.

Desa Lokapaksa memili tradisi yang unik yakni tradisi Potong Kerbau ('Kebo') menjelang Hari Raya Galungan, tradisi ini berlangsung turun temurun sejak lama dan hingga kini masih tetap berjalan. Daging kerbau digunakan untuk sarana upaca diolah menjadi sate sedangkan untuk konsumsi diolah menjadi lawar kebo, rawon kebo, dengdeng kebo Serapah, Timbungan serta jenis lain seperti krupuk kebo.  Olahan daging kebo ini menjadi ciri khas kuliner Desa Lokapaksa, bahkan di setiap acara BULFEST maupun FESRIDA yang setiap tahunnya digelar oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng, stand Kuliner olahan daging Kebo Desa Lokapaksa selalu menjadi icaran para pengunjung acara.

Untuk Rawon Kebo, daging-daging kerbau dicacah halus lalu direbus dalam beberapa jam hingga matang. Daging kerbau itu kenyal hingga butuh waktu lama untuk merebusnya.
 
Begitupun dengan olahan Lawar, Dagingnya bisa dicampur dengan bahan lain seperti, Kelapa,  klungah (daging kelapa muda) maupun yang lain. Namun untuk mengolah olahan dari daging Kerbau ini memang harus punya pengalaman panjang dibidang pengolahan daging kerbau. Karena jika salah mengolah akan membuat rasa masakanya kurang sedap.
 
“Untuk bahan bumbu kan biasa seperti lawar Bali lainnya. Kita beri rempah-rempah, kunyit dan bahan bumbu lainnya untuk Rawon kebo. Kami sudah berpengalaman cukup lama dalam usaha kuliner dan bisnis daging kerbau di Buleleng,” ujar Jro Puspa Dana dalam suatu kesempatan.
  • 22 November 2017
  • Dibaca: 262 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita